Persembahan Cinta untuk seluruh Ibu yang mulia…

Sahabat..

Pernahkah kau merasa sakit? dan tak ada orang yang peduli,

kecuali pengorbanan bidadari hatimu..

Pernahkah kau merasa kedinginan ? dan tak ada orang yang menghangatkan,

kecuali sayap-sayap suci malaikat cintamu..?

Pernahkah kau merasa kesepian ? dan tak ada orang yang menemani,

kecuali sentuhan lembut dan tawa canda penghibur jiwamu..?

Pernahkah kau merasa haus dan lapar ditengah malam? dan tak ada orang yang memberimu semua itu,

kecuali kecerdasan pendidik sejatimu..

Pernahkah kau merasa ?

 

Aku pernah, dan aku baru menyadarinya sekarang..

Aku pernah, dan baru memahaminya sekarang..

Ya..aku pernah…dan aku baru memulai untuk membahagiakannya sekarang…

Astagfirullahaladziiim..ampuni aku…

 

Sahabat..tahukah bahwa ia adalah seorang ibu

Ya..Ibu..ibu..dan ibu..

seorang bidadari hati, malaikat cinta, penghibur jiwa dan pendidik sejati didalam hidup setiap buah hati

seorang insan yang mendapat tempat kehormatan lebih tinggi tiga derajat dibandingkan ayah

Ibu..Peran suci seorang perempuan yang dimulai sejak masa 9 bulan dirayakan

 

Terkenang masa-masa terberat bagi seorang ibu

Saat 9 bulan penantian yang mendebarkan namun dihiasi kenikmatan

Setiap tendangan dalam rahimnya adalah tanda manis dari surga

Setiap lelahnya pinggang dan kaki adalah asam manis yang dirindukan

Setiap detak jantung sang janin baginya adalah pertemuan indah yang menakjubkan

Hingga kemudian masa bersatunya dua cinta itu terjadi..

“Alhamdulillah..malaikat kecilku telah lahir, selamat datang didunia sayang..” ujarnya bahagia dalam derai air mata

Subhanallah..Luar biasa cintamu..

 

Ibu…Maafkan anakmu,

Terkadang aku melupakan betapa besar jasamu disetiap kebajikan yang kau tanam dalam aliran darahku

Terkadang aku melupakan betapa besar kasih sayangmu yang berbalut berjuta kekhawatiran dan air mata ketika ku akan meninggalkanmu

Terkadang aku melupakan masa-masa dikala sakit dan kesepianmu..

 

Ibu..Maafkan anakmu,

Yang lebih memilih kesenangan daripada menemanimu menghabiskan waktu

Yang lebih mendahulukan persahabatan daripada rasa baktiku padamu

Yang lebih mengacuhkan segala nasehat- nasehat kedamaian daripada ego diri

 

Ibu

Jika hal terindah didunia ini adalah melihat pelangi maka engkaulah pelangi itu

Jika hal yang paling mendamaikan di dunia itu adalah melihat birunya langit maka engkaulah langit indah itu

Jika hal yang paling menerangi di dunia itu adalah mentari maka engkaulah mentariku

 

Ibu..detik ini ingin ku ungkapkan, bahwa aku sayang padamu..semoga Ibu senantiasa dalam lindungan kasih sayang Nya..

dan Aku yakin, surga pun tak sabar menanti, akan senyum indahmu disana…

 

_Tanjung Barat, 21 Desember 2010 tercatat bersama kesyahduan hujan malam_

 

Advertisement